Betapa Tak Bergunanya Khawatir

Satu jam yang kau gunakan untuk merasa khawatir, lebih melelahkan daripada satu jam untuk bekerja keras.
Dan engkau yang bekerja keras, tidak akan memiliki banyak waktu untuk khawatir.

Perhatikanlah, saat engkau khawatir, adalah saat engkau jauh dari tindakan yang menyelesaikan kekhawatiranmu.
Maka,
Segera setelah rasa khawatir itu timbul, lakukanlah sesuatu yang memampukanmu menyelesaikan yang mengkhawatirkanmu itu.

Hidup ini bukan untuk khawatir.
Hidup ini untuk berbahagia.
Maka bertindaklah.

Mario Teguh - Loving you all as always

Jadilah Orang Yang Pantas Dicintai

Tugasmu bukanlah untuk mencari cinta yang terbaik, tapi menjadi yang terbaik untuk dicintai.

Mario Teguh

Jangan Pernah Berhenti Mencoba

Sahabat saya yang baik hatinya,

Hidup Anda tidak akan pernah sama lagi, saat Anda menerima, bahwa ...

Satu-satunya batasan bagi keberhasilan Anda, adalah batasan yang Anda tetapkan sendiri.

Mulai hari ini, segera setelah ada suara kecil di hati Anda yang mengatakan "itu tidak mungkin", katakanlah dengan suara yang bisa Anda dengar:

"Orang yang belum mencoba, tidak boleh mengatakan tidak mungkin.

Semua yang belum kucoba, mungkin!

Tugasku bukanlah untuk meragukan kemungkinan keberhasilanku.

Tugasku adalah untuk mencoba."

Mario Teguh - Loving you all as always

Sang Belahan Jiwa ?

MENEPIS BELAHAN JIWA YANG SEBETULNYA TELAH DITEMUKAN OLEH TUHAN

Untuk adik-adik yang lebih menyukai kalimat-kalimat nasihat yang tembak langsung, cobalah pikirkan ini lambat-lambat dan dengan hati-hati …

Mungkinkah sebetulnya belahan jiwa itu TELAH PERNAH DIKENALKAN kepadamu, TAPI KAU TEPIS DIA UNTUK MENJAUH?, karena:
1. Engkau menganggap enteng dia, karena dia tidak tampil semampu atau sekaya yang kau harapkan.
2. Engkau membanding-bandingkannya kekurangannya dengan kelebihan orang lain, tanpa menghargai kelebihannya.
3. Engkau mematikan ketertarikannya dengan menjadikan dirimu calon kekasih bagi banyak orang lain.
4. Engkau membuatnya takut hidup bersamamu karena engkau kasar, pemarah, dan keras kepala.
5. Engkau membuatnya tak berharapan besar mengenai masa depan, karena engkau malas, pengeluh, dan menyalahkan semua orang kecuali dirimu.
6. Engkau berencana mengajaknya menderita dalam kehidupan dunia, karena engkau menganggap kehidupan dunia ini pendek dan tidak penting.
7. Engkau mengabaikannya karena dia tidak serupawan selebritis yang kau kagumi.
8. Engkau berbicara menggunakan bahasa alay yang kamseupay, sehingga dia khawatir mengenai penilaian masyarakat atas kepantasanmu baginya.
9. Engkau membenci pendidikan dan menyepelekan disiplin, sehingga dia khawatir tentang kualitas pendidikanmu kepada anak-anaknya di masa depan.
10. Engkau lebih memilih batu celup untuk mengobati sakitmu, daripada pengobatan yang modern dan terbukti secara empiris.

Jodoh Kita ?

Persepsi keliru mengenai jodoh yang menyebabkan tertundanya pernikahan diantaranya adalah, karena jodoh ada di tangan Allah, maka kita tidak perlu berusaha. Hal ini tentu saja keliru, dalam Al-Qur’an dikatakan bahwa, “Allah tidak akan mengubah nasib seseorang sebelum ia mengubah dirinya (QS Ar-Ra’du: 11). Bagaimanapun harus ada upaya untuk terbukanya jalan bagi sang jodoh. Lalu upaya apa saja yang bisa dilakukan agar jodoh segera datang?

“Dan (segeralah) menikah orang-orang yang masih sendiri di antara kamu, dan orang-orang yang pantas menikah di antara hamba-hamba sahayamu yang shaleh baik perempuan maupun wanita…” (QS An-Nuur: 32).

“Wanita-wanita yang keji diperuntukkan bagi laki-laki yang keji. Laki-laki yang keji diperuntukkan bagi wanita yang keji. Dan wanita-wanita yang baik diperuntukkan bagi laki-laki yang baik. Laki-laki yang baik diperuntukkan bagi wanita yang baik” (QS An-Nuur: 26).

Dalam ayat Al-Qur’an disebutkan “Dan Allah telah menjadikan jodoh-jodoh kamu sekalian dari jenismu sendiri, lalu menjadikan anak-anak dan cucu bagi kamu dari jodoh-jodohmu (An-Nahl: 72). Ini menunjukkan bahwa setiap orang akan diberi jodoh. Kita harus yakin dan tidak boleh pesimis, asalkan disertai usaha dan ikhtiar.