139. Janganlah kalian merasa hina, dan jangan pula bersedih hati, karena kalian akan memperoleh derajat yang paling tinggi, jika kalian orang-orang beriman.
Kita tak boleh mengendur dan patah seruangat, dan kita juga tak boleh bersedih atas apa yang telah berlalu. Kita hanya wajib berbuat baik dan benar: "agar kalian tak berduka cita terhadap apa yang telah luput” (Q.S. 57: 23).
Alquran hanya bisa dipahami dengan cara memahaminya. Satu-satunya cara untuk memahami kedalaman Alquran adalah dengan "menanyai dan menelitinya." Ini berarti kita harus berinteraksi dengannya, membuatnya berbicara dengan kita dan menjawab permasalahan kita. Alquran bukan untuk dibaca secara pasif tanpa membutuhkan upaya, karena tanpa upaya yang ikhlas, ia tak bisa diserap maknanya. Ketika pikiran kita dialihkan oleh peristiwa-peristiwa masa lampau atau kekhawatiran-kekhawatiran akan masa depan, kita tak dapat membaca keesaan ilahi dari kitab Allah, yang berada pada masa kini yang abadi.
"Kalian akan memperoleh derajat yang paling tinggi, jika kalian orang-orang beriman." Kitalah orang-orang yang tertinggi, karena kita diberikan jalan tertinggi dan ilmu tertinggi. Jika kita percaya dan memiliki keimanan, maka jalan kitalah jalan yang tinggi. Etika agama ini adalah menghindari kelemahan dan penyesalan, dan menumbuh suburkan keikhlasan, pemikiran dan perbuatan positif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar